Kamis, 16 Juni 2011

Vas Aluminum Antik



Barang antik selalu menarik perhatian, utamanya jika barang tersebut dapat diperoleh dengan harga murah. Apalagi jika Anda bisa membuatnya sendiri!

Kali ini kami akan menyajikan cara pembuatan vas antik aluminium. Tetapi bahan dasar yang digunakan bukan aluminium, melainkan kayu bekas, yang kemudian ditempeli aluminium. Anda bisa membuat sendiri vas kayu ini, atau membeli vas yang sudah jadi. Karena nantinya akan dilapisi dengan aluminium, Anda tidak perlu membeli vas yang bagus dan mahal.

Sekalipun kami menampilkan polesan aluminium ini pada vas, Anda bisa menerapkannya pada media lainnya, seperti pigura, kotak perhiasan, tempat tisu, dll., asal benda-benda tersebut terbuat dari kayu.



1.Alat dan bahan:

-Vas kayu

-Kertas karton tebal

-Lem wallpaper

-Aluminium foil

-Cutter

-Cat antik

-Kuas

-Tisu

-Water based varnish (vernis berbahan dasar air)

-Sponge brush (spons bertangkai)


2.Bersihkan seluruh permukaan vas dengan tisu atau lap bersih. Langkah ini perlu Anda lakukan agar lem dapat melapisi permukaan vas kayu dengan baik.



3.Buatlah sebuah gambar pada karton tebal, lalu guntinglah mengikuti bentuk yang sudah dibuat tadi. Anda juga bisa membuat nama Anda sendiri jika mau.



4.Tempelkan gambar atau nama yang sudah Anda bentuk dan gunting tadi pada vas kayu. Agar gambar/nama dapat tertempel dengan baik, oleskan lem pada potongan karton dan juga pada vas kayu.



5.Setelah gambar tertempel dengan baik, siapkan aluminium foil. Potong aluminium foil sedikit lebih besar dari bidang yang akan ditempeli. Remas aluminium foil agar terlihat kusut. Tip: agar Anda tidak sulit membuka kembali remasan aluminium, jangan meremasnya secara sembarangan, melainkan lipatlah aluminium menjadi kecil, kemudian tekan-tekanlah.



6.Jika aluminium foil sudah cukup kusut, buka kembali lipatannya. Lakukanlah dengan hati-hati agar aluminium foil tidak rusak/robek.



7.Bubuhkan lem pada seluruh permukaan vas dan tempelkan aluminium foil tadi. Gunakan jari saat menempelkan aluminium foil. Jangan mendorongnya dengan jari, karena akan membuat hasil remasan (efek kusut) menjadi hilang.



8.Pada bagian yang telah ditempeli potongan karton tadi, tekan-tekan aluminium foil sehingga bentuk gambar tadi dapat terlihat dengan jelas. Tekan-tekan terutama pada bagian tepinya.



9.Sesudah seluruh permukaan vas tertutup aluminium foil, potong aluminium foil yang tersisa di bagian tepi menggunakan cutter.



10.Siapkan cat antik. Kocok cat tersebut sampai rata dan siap digunakan. Bubuhkan cat tersebut pada vas menggunakan sponge brush sampai seluruh permukaan vas tertutup.



11.Setelah seluruh permukaan vas dilapisi oleh cat antik, segera lap permukaan vas tersebut menggunakan tisu. Cat yang tertinggal pada permukaan vas akan menimbulkan kesan antik.



12.Sebagai langkah terakhir, Anda bisa membubuhkan vernis (berbahan dasar air) pada seluruh permukaan vas, untuk menjaga agar cat antik yang telah dibubuhkan tidak hilang. Oleskan vernis ini tipis-tipis saja, karena aluminium foil tidak menyerap air sehingga jika terlalu tebal, setelah vernis mengering akan timbul bintik-bintik putih.


http://www.tabloidrumah.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar